cover edisi pertama

cover edisi pertama

Sabtu, 27 November 2010

GATHERING

31 Juli 2010, salah satu moment yang tidak akan terlupakan tentunya oleh kita semua. Untuk kesekian kalinya beasiswa mengadakan kegiatan gathering bersama para pendonor. Seperti biasanya, kegiatan itu kembali dihelat di GSG SMKN 1 ROTA Bayat , dan diisi dengan beberapa performance yang khusus ditampilkan oleh anak-anak beasiswa. Kegiatan dibuka dengan alunan gamelan yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan drama bertajuk “I Lost My Temper, I Lost Everything.” Digarap langsung oleh anak-anak beasiswa, drama kali ini memberikan sebuah pelajaran besar, bahwa dalam mengerjakan sesuatu, kita tidak boleh hanya mengedepankan otot , namun juga harus menggunakan otak. Rasa bangga dan senang terlihat dari raut wajah para donatur ketika menyaksikan sambutan tersebut. Tidak hanya sampai disitu, anak – anak beasiswa juga menyampaikan pidato singkat dan seni gambar biji – bijian. Gambar yang dibuat melukiskan melukiskan seekor kupu – kupu menuju matahari yang mengibaratkan perjalanan anak – anak Titian dalam meraih mimpi.       Dalam acara inti, Mr. Nick mengutarakan mimpi besarnya yaitu beliau ingin melihat anak – anak Titian sukses. Satu pelajaran yang dapat kita ambil dari Gathering kali ini adalah ”Hidup tanpa mimpi bagaikan hidup dalam sungai yang hanya mengikuti arus air.” Tak hanya sampai disitu, keesokan harinya anak – anak beasiswa dan para pendonor menonton film Toy Store 3 di gedung Empire XXI. Ceritanya seru. Selain itu juga sarat akan pelajaran hidup . Misalnya saja dari persahabatan boneka-boneka mainan milik Andy kita bisa belajar tentang kebersamaan.

Anak-anakpun merasa sangat senang mendapatkan kesempatan ini. ”Saya sangat senang karena kemarin adalah kali pertama saya masuk Bioskop. Terima kasih kepada Mr. Mick dan Ms. Yoon Lai yang telah memberikan kesempatan ini. Saya jadi lebih semangat sekarang, dari film tersebut saya dapat mengambil pelajaran bahwa saya tidak boleh cepat putus asa.”, ungkap seorang anak beasiswa, Hesti. Kesuksesan dan juga motivasi baru yang didapatkan pada kegiatan gathering kemarin bisa dibilang sebagai ulangan dari kesuksesan gathering sebelumnya yang dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2010 Dalam acara ini banyak sekali bakat anak beasiswa yang dipertunjukkan. Mulai dari paduan suara, fashion show asli anak beasiswa (karena desaigner dan modelnya anak-anak beasiswa), hingga pameran ide-ide kreatif anak-anak beasiswa yang dituangkan dalam bentuk benda yang bernilai jual.

Acara utama gathering itu adalah tanya jawab dan sharing bersama Mr. Nick dan Miss. Yoon Lai. “Saya adalah satu-satunya anak dari 5 saudara yang menjadi sarjana, keluarga saya bukan keluarga yang mampu” curhat Mr. Nick. Berkat kerja keras dan tekad yang kuat, sekarang beliau bisa menjadi pimpinan perusahaan CLSA, perusahaan persahaman dunia. “Saya bekerja 15 jam dalam sehari” kata Ms. Yoon Lai. Ia rela menghadapi persaingan kerja dengan laki-laki agar kaum perempuan tidak disepelekan. Ibu Lily berkata, “Saya terharu membaca surat kecil kiriman anak beasiswa bertuliskan “akan ku hapus kata TIDAK BISA dalam hidupku” beliau sangat terharu dan memberikan 1 tip untuk kita yaitu “AKU BISA”, kita harus yakin dan percaya pada kemampuan diri kita bahwa aku bisa menggapai apa yang aku inginkan dan banyak lagi sharing dari anak beasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar