cover edisi pertama

cover edisi pertama

Sabtu, 27 November 2010

Kesan - Kesan Mendapatkan beasiswa TITIAN

1. Majid
“ Saya senang banget dan bersyukur Alhamdulillah bisa masuk menjadi anggota Titianers” ungkapnya ketika diwawancarai usai MOB berakhir. Dia harus mendaftar 2 kali karena pada pendaftaran pertama dia tidak tahu kalau wawancaranya diundur. Menurut pengakuannya ia adalah anak yang nurut kepada orang tua. “Saya patuh pada orang tua dan akan mengubah sikap malas saya karena saya mendapat beasiswa TITIAN dan tidak akan  menyianyiakannya”.


2. Bambang
“Wah senang banget Mbak waktu saya tahu mendapatkan beasiswa TITIAN ini, saya sampai bolak-balik ke kantor” ujarnya ketika ditanya team wawancara majalah Dreams mengenai bagaimana perasaanya ketika memperoleh beasiswa ini. Bambang juga menuturkan ia adalah anak bandel namun setelah masuk SMK ia mulai mengurangi bandelnya. “Dulu saya bandel Mbak karena  lingkungan saya yang kurang mendukung, saya pernah bolos tutor 1 kali. Sekarang saya lebih mengutamakan sekolah dari pada main kok mbak”. Kata Bambang yang ingin berubah

3. Ines
“ Waktu melihat pengumuman dikantor deg-degan banget mbak, tapi ya terus seneng waktu namaku ada di kertas yang ditempel dikantor itu” kata gadis pemalu ini. Ia merasa pantas mendapatkan beasiswa ini karena memiliki nilai akademis yang cukup dan perilaku yang baik. “ Aku ingin berubah Mbak, mengubah sifat maluku ini” kata Ines tersipu malu. Walaupun begitu, ia tetap memiliki semangat untuk
belajar. “Dulu saya pernah dengar kalau beasiswa TITIAN ini bukan sembarang orang yang bisa memperolehnya, namun hanya orang yang mau berubah dan mau berusaha, karena itu saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Saya ingin berubah” ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar